Sejak Tahun 2017, Facebook Telah Kehilangan Banyak Pengguna

Sumber: Google
Raksasa dijejaring sosial itu telah dilaporkan kehilangan sekitar 15 juta pengguna di Amerika Serikat. Penurunan terbesar sejak tahun 2017, di mana penggunanya berawal dari kalangan remaja atau demografis milenial.

Data survei khusus AS yang dikompilasi dengan Edison Research menyoroti bahwa basis pengguna Facebook telah menggali, terutama di AS dengan rentang usia pengguna 12 hingga 34 tahun, yang pernah disebut sebagai pasar yang paling menguntungkan untuk platform tersebut.

"Survei survei Edison menunjukkan bahwa masalah-masalah dan pelanggaran terkait privasi secara terus-menerus telah membuat kepercayaan pengguna, terutama bagi kaum milenial makin terkikis," dikutip dari The Verge, Kamis (7/3).

Selain faktor di atas, anggapan bahwa Facebook adalah platform yang sudah kuno dan lebih banyak lagi dimainkan oleh orang tua makin mempertebal keyakinan generasi yang lebih muda. Faktanya, kini mereka memang berbondong-bondong beralih ke Instagram.

Platform berbagi foto, pada dasarnya memang mengumpulkan lebih sedikit informasi pribadi yang didapat dari penggunanya, bisa menjadi alternatif yang lebih sederhana, lebih nyaman juga karena tak seperti Facebook, yang makin dibanjiri oleh iklan dan dianggap sebagai mengganggu bagi pengguna mudanya.

Penurunan basis pengguna Facebook sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan mengingat bahwa platform tersebut telah beberapa kali pernah tersandung kasus pelanggaran privasi. Tak hanya itu, penyebaran hoaks atau berita palsu juga menjadi penyakit yang hingga kini masih membelenggu Facebook dan menyebabkan runtuhnya kepercayaan para pengguna.


Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dalam Kontak Senjata Anggota TNI Tewas dengan KKB di Papua

Era Digital Melaju Pesat, Bank BJB Siap Menjawab Tantangan

BMKG: Memprakirakan Wilayah DKI Jakarta Cerah Sepanjang Hari Ini